Makassar — Suasana berubah menjadi panggung megah penuh pesona budaya saat RW 01 Kel.Lembo, Kec.Tallo, Kota Makassar, menggelar Malam Puncak Pesta Rakyat peringatan HUT ke‑81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (29/8/2026) malam. Mengusung tema “Kearifan Lokal”.
Acara memukau ribuan warga lewat kekayaan seni: busana adat empat suku bangsa serta nuansa kain batik Nusantara, drama kehidupan, hingga alunan musik daerah.
Malam ramah‑tamah ini berlangsung meriah dan disambut antusiasme luar biasa, warga bahu‑membahu menyukseskan setiap tahapan, menjadikannya bukan sekadar perayaan, melainkan bukti nyata kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, jajaran RT/RW,Danramil 1408-02/Tallo, Kapolsek beserta Wakapolsek Tallo, jajaran perangkat Kelurahan dan Kecamatan, serta warga RW 01 Lembo khususnya.Rangkaian dibuka secara resmi dilanjutkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
Ketua Panitia sekaligus penggagas, Muhammad Suharbi S., menegaskan seluruh rangkaian lahir murni dari hati rakyat.
“Kesuksesan ini sepenuhnya buah dukungan dan gotong‑royong warga RW 01 Lembo. Antusiasme yang terlihat adalah bukti: semangat persatuan, kepedulian, dan kerjasama masih tumbuh kuat di tengah kita,” ucap Suharbi.
Sebelum puncak malam budaya pesta rakyat ini, semarak sudah dibangun lewat beragam perlombaan ramah‑keluarga: lari karung, tusuk cincin botol, perlombaan tepung, hingga gerak jalan santai. Paling istimewa adalah ajang Karaoke se‑Sulawesi Selatan yang menjaring peserta dari Sidrap, Jeneponto, Makassar dan daerah lain,menyanyikan lagu‑lagu bernapaskan jiwa Bugis‑Makassar namun dikemas gaya masa kini, “All‑Genre”.
Tak kalah menyentuh hati, anak‑anak lingkungan turut naik ke panggung membawakan cerita drama mengangkat kisah kehidupan bermasyarakat masa kini agar saling paham dan peduli. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara serta sesi foto bersama penuh kekeluargaan.
Suharbi berharap ikatan yang terjalin makin erat ke masa depan, agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkualitas.
“Semoga pesta rakyat ini memperkokoh jembatan antara pemerintah dan warga. Sinergi yang kokoh adalah pondasi agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkualitas. Mari kita jaga dan terus pelihara semangat persaudaraan ini,tetap satu hati, satu niat membangun lingkungan dan daerah yang makin maju.”tutupnya.







