POSO | REPORTERNEWS.WEB.ID – Rangkaian acara Festival Danau Poso (FDP) ke-26 Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu malam (17/10/2026) di Anjungan Festival Danau Poso, Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso. Acara penutupan ini menjadi puncak perayaan budaya tahunan yang mengusung tema “The Power of Culture” atau Kekuatan Budaya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Poso dr. Verna Gladies Merry Inkiriwang, Wakil Bupati H. Suharto Kandar, serta perwakilan Forkopimda termasuk Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., Dandim 1307 Poso Letkol Inf. Arm Edi Yulian Budiargo, dan Kasiren Korem 132/Tadulako Kolonel Czi Okthiand Stanlli Wundu. Turut hadir pula para anggota DPRD, tokoh agama, tokoh adat, serta diperkirakan sekitar 10.000 warga masyarakat dan wisatawan yang memadati area festival.
Acara penutupan diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari atraksi kain kulit kayu, tari kreasi juara parade FDP, hingga penampilan band lokal dan artis ibu kota Vicky Salamor. Momen klimaks ditandai dengan pembacaan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah oleh Bupati Poso yang secara resmi menutup FDP 2026, dilanjutkan dengan pesta kembang api dan hiburan Dero umum yang melibatkan ribuan peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan ketat dari gabungan personel TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, dan Dishub.
Menjamin keamanan selama tiga hari penyelenggaraan hingga malam penutupan, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar memantau langsung situasi lapangan. Terkait keberhasilan pengamanan event berskala besar ini, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Poso, AKP Faizal Kadir, S.H., memberikan keterangan pers mengenai kondisi kamtibmas selama festival berlangsung.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Festival Danau Poso ke-26 tahun 2026, dari pembukaan hingga malam penutupan tadi, berjalan dengan aman, lancar, dan sangat kondusif. Tidak ada catatan kejadian kriminalitas yang signifikan maupun gangguan ketertiban umum yang meresahkan. Ini adalah hasil kerja keras dan sinergi luar biasa antara jajaran Polres Poso, TNI, instansi terkait, panitia, serta kesadaran tinggi dari masyarakat Poso itu sendiri,” ujar AKP Faizal Kadir.
Lebih lanjut, Kabag Ops menjelaskan strategi pengamanan yang diterapkan untuk mengantisipasi kerumunan massa yang mencapai puluhan ribu orang.
“Kami menerapkan sistem pengamanan berlapis dan terintegrasi. Personel kami ditempatkan di titik-titik vital, jalur evakuasi, area panggung, dan pengaturan lalu lintas. Koordinasi real-time dengan pusat komando memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat. Kehadiran Bapak Kapolres yang memantau langsung juga memberikan semangat bagi seluruh personel di lapangan. Kami bersyukur karena antusiasme warga sangat tinggi namun tetap tertib dan menghargai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, AKP Faizal Kadir menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan menegaskan komitmen kepolisian untuk terus menjaga stabilitas wilayah pasca-event.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Poso, wisatawan, panitia, dan Forkopimda atas kerjasama yang baik. Suksesnya FDP 2026 membuktikan bahwa Poso adalah daerah yang damai, terbuka, dan siap menyambut tamu dari mana pun. Meskipun festival telah usai, kewaspadaan kami tidak berkurang. Polsek dan jajaran akan tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif pasca-acara. Sampai jumpa di Festival Danau Poso tahun depan,” pungkas AKP Faizal Kadir, S.H.(***)







