REPORTERNEWS.WEB.ID | SIGI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Wakapolda Sulteng) Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa menghadiri kegiatan Latihan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodam XXIII/Palaka Wira di Lapangan Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Jumat ( 23/10/2026)
Kegiatan dihadiri Pangdam XXIII/Palaka Wira bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir mewakili Gubernur Sulteng.
Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan, mulai dari tahap penanganan awal hingga upaya penyelamatan dan penanganan masyarakat terdampak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai skenario latihan oleh Kasiopslat, dilanjutkan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan serta proses evakuasi dan penanganan korban terdampak.
Simulasi tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), BMKG, pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan, serta unsur pencarian dan pertolongan (SAR).
Melalui simulasi tersebut, seluruh personel diharapkan mampu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus meningkatkan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan terpadu.
Selain pelaksanaan latihan, Pangdam bersama Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat Desa Sibedi. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Usai seluruh rangkaian latihan, Wakapolda Sulteng turut memberikan arahan dan motivasi kepada personel yang terlibat. Dalam arahannya, Wakapolda mengawali dengan memperkenalkan diri, kemudian mengajak seluruh personel untuk tetap menjaga semangat, dedikasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Wakapolda menekankan pentingnya kehadiran aparat dan seluruh unsur terkait di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi bencana yang membutuhkan penanganan cepat dan bantuan nyata.
“Teruslah semangat dalam melaksanakan tugas. Ingat bahwa kita hadir untuk masyarakat. Karena itu, laksanakan setiap tanggung jawab dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan kepedulian,”demikian pesan motivasi yang disampaikan kepada personel.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan kesiapsiagaan Gulbencal Karhutla menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan soliditas antarinstansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada kemampuan masing-masing instansi, tetapi juga pada koordinasi, komunikasi, serta kecepatan dalam mengambil langkah penanganan ketika bencana terjadi.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh personel yang terlibat semakin siap, tanggap, dan sigap dalam menghadapi potensi bencana, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh peserta latihan oleh Pangdam bersama Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, sebelum rombongan meninggalkan lokasi kegiatan.
Melalui latihan ini, diharapkan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait semakin kuat dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang terpadu, sekaligus meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di Sulawesi Tengah.(***)







