Sidrap,Reporternews.web.id — Semangat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang melalui aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.

Sebanyak 81 ribu benih ikan ditebar di Danau Sidenreng, Kamis (13/8/2026), dalam kegiatan bertajuk “Ekoteologi untuk Negeri”.

Tebar benih ikan ini menjadi bagian dari upaya Kemenag Sidrap menghidupkan semangat ekoteologi, salah satu program Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Melalui ekoteologi, menjaga alam dipandang tidak sekadar sebagai aksi sosial, tetapi juga sebagai bagian dari nilai dan tanggung jawab manusia dalam memelihara ciptaan Tuhan.

Pemilihan jumlah 81 ribu benih ikan memiliki makna khusus. Angka tersebut disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia yang tahun ini memasuki usia 81 tahun. Sebanyak 81 ribu benih ikan menjadi simbol 81 tahun Indonesia merdeka, sekaligus ikhtiar menanamkan semangat cinta tanah air melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Sidenreng Rappang (Sidrap) , H. Fitriadi, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus kecintaan kepada Indonesia.

“Ini adalah wujud syukur kita atas kemerdekaan yang telah kita nikmati selama 81 tahun, sekaligus bentuk cinta kita kepada negeri. Kita ingin merayakan kemerdekaan dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ekoteologi mengajarkan bahwa kepedulian terhadap alam tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai keagamaan.Lingkungan merupakan bagian dari kehidupan yang harus dijaga, dirawat, dan diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi berikutnya.

“Menjaga alam juga merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita sebagai manusia. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Kakan Kemenag Sidrap juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Kemenag Sidrap atas antusiasme dan kebersamaan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menambahkan penghargaan kepada warga sekitar Danau Sidenreng yang ikut membantu sehingga kegiatan penebaran benih ikan dapat terlaksana dengan baik.

Ketua DWP Kemenag Sidrap, Ny. Indiarti Fitriadi, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, aksi sederhana seperti penebaran benih ikan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di kalangan keluarga besar Kementerian Agama.

Ia berharap kegiatan yang membawa semangat ekoteologi tersebut tidak berhenti pada momentum peringatan HUT ke-81 RI, tetapi dapat menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Danau Sidenreng dipilih sebagai lokasi penebaran karena memiliki peran penting bagi ekosistem dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Penebaran benih diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem perairan.

Kegiatan “Ekoteologi untuk Negeri” menjadi salah satu cara Kemenag Sidrap memaknai kemerdekaan secara lebih substantif.

Jika usia 81 tahun Indonesia diwujudkan dalam simbol 81 ribu benih ikan, maka setiap benih yang ditebar menjadi harapan agar kehidupan terus tumbuh, lingkungan tetap terjaga, dan kecintaan kepada negeri diwujudkan melalui tindakan nyata.

Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada perayaan, tetapi diterjemahkan menjadi kepedulian terhadap bumi sebagai bagian dari amanah menjaga kehidupan untuk generasi yang akan datang.

​