POSO, REPORTERNEWS.WEB.ID – Menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso terus memperkuat sinergi dengan awak media. Langkah ini ditegaskan melalui respons cepat jajaran bidang Intelijen terhadap setiap konfirmasi media mengenai perkembangan laporan masyarakat maupun penanganan perkara di wilayah hukum Poso.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Intel Kejari Poso, Reza Torio Kamba, S.H., mengungkapkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban formal, melainkan pilar penting untuk membangun kepercayaan publik (public trust). Oleh karena itu, bidang intelijen berkomitmen memberikan kepastian informasi tanpa membiarkan rekan-rekan media menunggu lama.

Langkah responsif ini selaras dengan arahan internal pimpinan.Jajaran Korps Adhyaksa di bawah komando Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Yos A. Tarigan, S.H., M.H., M.I.Kom., dituntut untuk selalu bekerja secara profesional, berintegritas, serta menempatkan transparansi komunikasi sebagai prioritas utama dalam pelayanan publik.

“Media adalah mitra strategis Kejaksaan dalam mengedukasi masyarakat sekaligus menjadi kontrol sosial. Kami memastikan akses informasi mengenai penanganan laporan berjalan transparan, cepat, dan akuntabel, sesuai petunjuk pimpinan,” ujarnya.

Proporsional dan Patuhi Batasan Hukum

Meski mengedepankan keterbukaan, Reza menegaskan bahwa Kejaksaan tetap bergerak proporsional dan patuh pada regulasi penegakan hukum. Ada batasan-batasan informasi tertentu yang secara hukum memang belum bisa diungkapkan secara mendetail ke publik, terutama jika suatu kasus masih berada dalam ranah teknis penyelidikan maupun penyidikan.

“Kami sangat terbuka, namun ada hal-hal strategis dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang harus kami jaga kerahasiaannya demi kelancaran penanganan perkara itu sendiri serta menghormati asas praduga tak bersalah. Ketika fasenya sudah tepat untuk dipublikasikan, kami pasti akan langsung menginformasikannya kepada rekan-rekan media,” tambah Reza.

Aksi Nyata dan Edukasi Hukum Adaptif

Selain memperkuat komunikasi publik, Bidang Intelijen Kejari Poso di bawah komando Plt. Kasi Intel juga aktif turun ke lapangan dalam menjalankan fungsi preventif. Salah satu program yang terus digenjot adalah edukasi hukum dini kepada generasi muda.

Belum lama ini, Tim Intelijen mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Poso dalam meninjau kondisi siswa di kelas darurat SMAN 1 Pamona Selatan pasca-musibah kebakaran, sekaligus menyalurkan bantuan sosial. Kehadiran korps Adhyaksa di tengah-tengah siswa ini menjadi bagian dari program Kejaksaan yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aspek humanis dan pemulihan psikologis (trauma healing) pelajar.

Komitmen ganda yang ditunjukkan oleh Plt. Kasi Intel Kejari Poso baik dalam transparansi informasi yang akuntabel maupun aksi sosial preventif diharapkan dapat terus membawa Kejaksaan Negeri Poso menjadi lembaga penegak hukum yang humanis dan responsif terhadap dinamika di masyarakat. (Red)