REPORTERNEWS.WEB.ID|BALIKPAPAN – Dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing, Polda Kaltim laksanakan penanaman pohon di kawasan Kilometer 13, Balikpapan, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan penghijauan ini dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA., didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., serta diikuti para pejabat utama Polda Kaltim.
Penanaman pohon juga melibatkan masyarakat setempat bersama Kelompok Tani Makmur dengan total sebanyak 150 pohon dari berbagai jenis.
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro mengatakan, Green Policing merupakan salah satu program Kapolri yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan rutin, sekurang-kurangnya satu kali dalam sepekan.
Program ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam sekaligus memperluas peran kepolisian dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, hijau, dan nyaman.
“Kita ingin membuat lingkungan menjadi lebih hijau, sehat, dan ramah terhadap kondisi sekitar. Kita melihat lingkungan kita masih belum banyak pohon. Ke depan, mungkin kita bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat lagi,” ujarnya.
Kapolda menambahkan, kepedulian Polda Kaltim terhadap lingkungan diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang tidak terbatas pada penanaman pohon.
Sejumlah program lainnya juga terus dilaksanakan, di antaranya penghijauan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, aksi pembersihan sungai dan saluran air, hingga pembangunan sumur bor guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan program penghijauan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, penanaman pohon harus diikuti dengan upaya pemeliharaan dan pengawasan secara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Ini juga milik kita semuanya, bukan hanya milik kepolisian. Harapan kita, ini menjadi milik bersama dan masyarakat ikut menjaga,” tegasnya.
Kapolda juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu pendekatan Polri untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Melalui kebersamaan dan kolaborasi, berbagai persoalan sosial maupun lingkungan diharapkan dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama.
“Kita ingin menghadapi masalah masyarakat bersama-sama. Sehingga kalau persoalan itu bisa teratasi, insyaallah situasi keamanan juga bisa terjaga,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan program Green Policing, Polda Kaltim berharap semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung terciptanya ekosistem yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kalimantan Timur.







