POSO, REPORTERNEWS.web.id -Pertemuan santai antara kepolisian dan insan pers di Kantin Mako Polres Poso, Rabu (12/8/2026), bukan sekadar agenda ngopi bersama. Kasat Narkoba Polres Poso IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H., mengajak media mengambil peran aktif dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, khususnya sabu, di wilayah hukum Polres Poso.

Dalam pertemuan tersebut, IPTU Kadriawan menekankan pentingnya sinergi antara Polri, media dan masyarakat dalam menghadapi ancaman peredaran narkoba.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial. Karena itu, pemberitaan mengenai narkoba diharapkan tetap mengedepankan profesionalisme, akurasi dan keberimbangan.

“Media adalah corong untuk memberikan informasi yang layak kepada masyarakat. Kami berharap rekan-rekan media selalu mengedepankan koordinasi dan konfirmasi agar berita yang disampaikan akurat,” ujar IPTU Kadriawan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan dan merugikan pihak tertentu.

“Media adalah mitra dan sosial kontrol bagi Polri. Kami terbuka menerima aspirasi dari rekan media maupun masyarakat terkait permasalahan narkoba,” katanya.

IPTU Kadriawan juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

“Kami siap menampung aspirasi. Saya juga mengimbau kepada masyarakat, jika ada yang mencurigakan terkait narkoba, segera laporkan. Kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Ia menegaskan, Polres Poso berkomitmen memberantas peredaran narkoba dan tidak memberikan ruang bagi pelaku yang mencoba merusak generasi muda.

“Tidak ada ruang bagi pengguna dan pengedar di wilayah hukum Polres Poso,” tegas IPTU Kadriawan.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari bahaya narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu menjaga diri dan keluarga dari narkoba. Barang haram ini bisa menghancurkan hidup dan merusak masa depan bangsa. Polres Poso berkomitmen tidak memberikan ruang bagi pelaku,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan media untuk memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Poso

Penulis Ardi  (*)